|
Ini dia Film-Film yang diputar di Goethe Institut dan CCF Jakarta pada 22 - 24 Januari 2010
Film Pembuka
Venue: Goethe Institut | 22 Januari 2010 | 20.00 – 22.00 Klasifikasi: Semua Umur
Anak-Anak Lumpur Danial Rifki | Indonesia Fiksi | durasi 23’ | 2009 | Indonesia | teks Indonesia Kisah tentang anak-anak korban lumpur panas Lapindo yang berjuang mempertahankan “harta” yang masih tersisa dalam hidup mereka.
The Age of Stupid Franny Amstrong| Inggris Dokumenter | durasi 89’00” | 2009 | Inggris | teks Indonesia Tahun 2055, ketika spesies manusia hampir punah oleh ulahnya sendiri. Seorang pengarsip tanpa nama, menunjukan fakta-fakta mengenai kehancuran bumi yang disebabkan oleh manusia. Ia bilang, saat itu - sebenarnya manusia masih punya waktu.
Program Film
Ayam Mati di Lumbung Padi Darwin Nugraha | Indonesia Dokumenter | durasi 84’ | 2009 | Indonesia | teks Indonesia GoetheHaus | 23 Januari 2010 | 13.00 – 14.00 Klasifikasi: 14+
Katanya Indonesia Negara kaya, dan dalam UUD 45, kekayaan alamnya akan dikuasai Negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat. Benarkah begitu? Anda akan diajak mengikuti perjalanan tiga orang yang hidup di Cepu, daerah yang kaya minyak dan gas, puluhan perusahaan asing migas disana. Dan anda akan temukan jawabannya. Tambogrande: Mangos, Murder, Mining Ernesto Cabellos Damian & Stephanie Boyd | Peru Dokumenter | Durasi 124” | 2007 | Peru | teks Indonesia GoetheHaus | 23 Januari 2010 | 19.30 – 21.30 Klasifikasi: 14+
Mangga atau Emas? Pertanyaan ini yang harus dijawab oleh penduduk kota Tambogrande di Peru, saat sebuah pertambangan emas skala besar akan menggali kebun-kebun mereka. Penduduk Tambogrande akan menunjukkan pada anda bagaimana menjadi orang bijaksana dan bervisi masa depan.
Darwin’s Nightmare Hubert Sauper | France-Austria-Belgium Dokumenter | Durasi 107 | 2004 | Inggris & Tanzania | teks Inggris CCF | 23 Januari 2010 | 14.00-15.30 Klasifikasi: 17+
Suatu hari, di tahun 60an, sejenis ikan predator hasil eksperimen laboratorium dilepaskan di danau Victoria, Tanzania, Afrika. Dan menakjubkan hasilnya. Ikan pemangsa ini dengan cepat merusak ekosistem danau. Tapi, daging ikan ini ternyata digemari di pasar Eropa, diangkut dengan pesawat besar yang membawa senjata untuk perang saudara di Afrika.
H2Oil Shannon Walsh | Kanada Dokumenter | Durasi 72’00” | 2009 | Inggris | tanpa teks CCF | 23 Januari 2010 | 19.30-21.30 Klasifikasi: 14+
Bila Anda pikir Amerika Serikat mendapatkan kebanyakan minyaknya dari Saudi Arabia, maka Anda salah. Berlokasi di Kanada, Alberta Pristine, dimana proses ekstrasi satu barel minyak menghabiskan empat barel air bersih.
Program Film Kompetisi
Kompetisi Film telah dimulai sejak pertengahan hingga akhir 2009. Ada sekitar 69 judul film terkumpul dari berbagai daerah antara lain Jakarta, Yogyakarta, Lombok, Medan, Jawa Tengah, Bali, dan Samarinda. Terpilih 6 film yang akan memperebutkan ’South to South Festival Award’ dan Film Favorit Pilihan Peserta.
Keenam film yang masuk dalam kompetisi ini tidak hanya berbicara mengenai persoalan lingkungan, namun cerita-cerita inspiratif dalam menangani persoalan lingkungan yang diinisiasi oleh individu maupun kelompok tanpa keterlibatan negara didalamnya.
Venue : GoetheHaus | 23 Januari 2010 |16.00-18.00 CCF | 24 Januari 2010 | 14.00-16.00 Klasifikasi: Semua Umur
Satu Harapan Yuli Andari Durasi 20’58” | Benang Merah Production| 2009 KONSEPSI NTB dan Lembaga Ekolabel Indonesia “Perempuan dan lingkungan alam tidak dapat terpisahkan…” Ibu Sapiah, sehari-harinya bekerja sebagai penggarap hutan di Sesaot, Lombok Barat, NTB. Tiap hari ia memetik pisang dari kebunnya dijual pada pengepul. Pendapatannya yang tak seberapa, harus ia bagi untuk keperluan sehari-hari dan menabung. Mengapa ia berkeras?
Sang Pawang Air Bowo Leksono Durasi 18’09” | Goldwater | 2008 Mujamil bukan seorang insinyur apalagi profesor. Ia hanya seorang guru agama di sebuah SD dan SMP. Namun kepedulian pada masyarakat mampu mendorongnya menciptakan alat pembagi air bersih. Pantas ia dijuluki “pawang air”.
The Last One: Hutan Bakau Satu-satunya di Jakarta Durasi 15’07” | BSI | 2009 Hutan bakau di pesisir utara Jakarta terancam, berlomba nyawa dengan mal-mal, apartemen, pabrik di sepanjang pantai utara. Belum lagi sampah-sampah yang bermuara ke teluk ini. Hutan bakau tersisa lebih mirip hutan sampah. Pernah membayangkan nasib Jakarta tanpa hutan bakau?
Mata Air Mata Aditya Wardhana Durasi 14’19” | Independen Profesional Indonesia | 2008 Di kota besar macam Jakarta, eksploitasi air besar-besaran telah membuat permukaan tanah turun. Dan kontras pemandangan yang kontras dengan alam pedesaan di Ciptagelar Sukabumi, Jabar. Mana yang anda pilih?
Diujung Kehancuran Insan Indah Pribadi Durasi 22’22” | Sangkanparan | 2007 Pesisir Cilacap hijau hutan bakau, itu salah satu kerja keras Mbah Munarjo. Sejak 1970an ia menanami pinggir pantai dengan tanaman bakau. Belakangan, tak cuma sawahnya yang terlindungi, warga sekitar juga. Mereka bahkan mendapatkan sumber ekonomi baru mengumpulkan kerang. Kini, hutan bakau Tritih yang luasnya 1.300 ha itu terancam pencurian kayu bakau. Apa tindakan Mbah Munarjo, apa tindakan Perhutani?
Tanah Negara – Not For Sale Gede Sugiarta Durasi 15’49” | Yayasan IDEP | 2009 Tiba-tiba ada hamparan tanah muncul di pantai Nusa Ceningan Bali. Dan tanpa setahu mereka, tanah itu berubah menjadi tanah pribadi bersertifikat. Padahal, daerah itu jalan menuju pelabuhan, tempat menjemur rumput laut - andalan ekonomi warga, hingga jadi sarana olahraga. Apakah lantas warga membiarkannya?
Program Isu Karbon
Film dalam program ini bercerita tentang pasar karbon dan segala perdebatannya, sebagai salah satu topik yang banyak diperbincangkan dibalik isu perubahan iklim.
CCF | 23 Januari 2010 | 16.00-17.00 Klasifikasi: 14+
Cheat Neutral Beth Stratford | Inggris Dokumenter | Durasi 12’40” | 2007 | Inggris | teks Indonesia Mengikuti dua orang pendiri cheatneutral.com, film ini mengangkat kisah jalanan yang menjadi isu penting di radio BBC London hingga parlemen. Mereka mencoba meyakinkan bahwa persoalan perselingkuhan tidak lebih buruk dari carbon offset.
The Carbon Connection Fenceline Films presentation in partnership | Scotland & Brazil Dokumenter | Durasi 40’00” | 2007 | Brazil & Scotland | teks Inggris Kita akan diajak mengikuti cerita dua kelompok masyarakat di Brazil dan Skotlandia. Mereka belajar menggunakan kamera untuk bercerita mengenai persoalan masing-masing menghadapi perdagangan karbon. Mulai dari hilangnya tanaman obat di Brazil hingga isu kesehatan di Skotlandia. Dua kelompok komunitas terpisah benua, berproses, bertukar rasa, masalah mereka terhubung lewat film.
Program Film Anak-anak
Program ini akan mengajak anak-anak untuk tidak hanya menonton film, namun juga berinteraksi dan mengungkapkan pendapat mereka mengenai isi film yang mereka saksikan. Dipandu oleh pencerita, interaksi ini akan menghasilkan dialog unik mengenai lingkungan dari perspektif anak-anak.
Venue: GoetheHaus | 24 Januari 2010 | 10.00-12.00 Klasifikasi: Semua Umur
Le Moine et le Poisson Michaël Dudok de Wit | Prancis Animasi | Durasi 7’ | 1995 | tanpa dialog Suatu hari, seorang pendeta menemukan ikan kecil di dekat biara. Ia ingin menangkapnya, tetapi bagaimana caranya?
Plastic Perils of The Pacific Brandon & Carlene Strathmann | USA Animasi | Durasi 5’00 | 2008 | tanpa dialog Seekor kepiting hidup di laut, berenang menyusuri terumbu karang. Kemudian ia menemukan hal yang tidak menyenangkan. Apa itu?
Pipsqueak Prince Zoïa Trofimova | Prancis Animasi | Durasi 6’44” | 2006 | tanpa dialog Seorang anak kecil yang berusaha keras untuk membersihkan matahari yang kotor. Namun ia tidak menyadari apa penyebabnya.
Program Film Kemiskinan dan Globalisasi
Kita seringkali terlupa bahwa persoalan kecil yang kita hadapi dalam keseharian ternyata terkait dengan persoalan besar yang menentukan peradaban manusia. Kelima film ini bercerita tentang isu ekonomi dan sosial, yang pada akhirnya terkait erat dengan problem lingkungan hidup.
Venue: GoetheHaus | 24 Januari 2010 | 16.00-17.30 Klasifikasi: 14+
Heureux qui comme douard Vincent Burgevin & Franck Lebon | Prancis Musikal | durasi 20’40” | 2007 | Prancis | teks Inggris Sebuah film musikal tentang neoliberalisme dan krisis-krisisnya.
Pemburu Minyak Yoram Rizki Ristiawan | Indonesia Fiksi | durasi 10’00 | FFTV IKJ | 2009 | Indonesia | tanpa teks Suatu pagi Popon hendak memasak dan ternyata minyak tanah dalam kompornya habis. Ia pergi mengantri minyak, dan setelahnya sesuatu terjadi.
Negeri Maling Emil Heradi | Indonesia Fiksi | durasi 19’59 | FFTV IKJ | 2008 | Indonesia | teks Inggris Keterdesakan ekonomi seringkali membuat seseorang melakukan hal buru, terkadang diluar batas. Sudrun sepanjang perjalanannya menemui banyak bentuk kecurangan di sekitarnya. Tidak terkecuali dirinya sendiri.
Purnama Di Pesisir Chairun Nisa | Indonesia Fiksi | Durasi 16’00” | FFTV IKJ | 2009 | Indonesia | teks Inggris Purnama adalah kiasan yang indah. Namun hal ini berbeda dengan kesempurnaan yang dialami Nirma. Ia sebatang kara, dan harus membela haknya agar rumahnya tidak di bongkar di jadikan tanggul.
Ilha das Flores Jorge Furtado | Brazil Dokumenter | Durasi 12’31” | 1989 | teks Inggris Cerita mengenai perjalanan sebuah tomat, sejak ditanam, panen, tiba di supermarket, dikonsumsi, hingga tiba dipembuangan sampah. Ilha da Flores adalah sebuah dokumenter yang mempertanyakan kembali definisi “apa itu manusia”, melalui perjalanan sebuah tomat.
Launching Film CCF | 24 Januari 2010 | 11.00-11.45
Di Balik Pasir Andy Faizal | Indonesia Dokumenter | Durasi 45” | 2010 | teks Indonesia Klasifikasi: Semua Umur Cerita tentang orang-orang yang tak mau jatuh, dan tertimpa tangga juga. Di pesisir bagian Barat Bengkulu, para transmigran dari Jawa ini tak mau lagi kehilangan mata pencahariannya, yang kini terancam karena tambang pasir skala besar. Solidaritas adalah jawaban mereka.
|