| Bukan Festival Film Biasa |
Pengantar Pembukaan StoS 2008Oleh Voni Novita, Ketua Panitia StoS 2008Tak hanya sekedar nonton. Itu yang selalu ada di benak kami, saat menggagas StoS 2008. Kami percaya, penonton harus mendapat pengetahuan baru, begitu pulang dari festival ini. Lebih jauh, ia memiliki cara pandang, kesadaran dan solidaritas baru, bahwa; Alam punya keterbatasan Apapun yang kita lakukan, menyumbang kerusakannya Gaya hidup kita lah yang tentukan Mau ia tambah rusak, Solidaritas kita lah yang tentukan Mau ia pulih, atau mati pelan-pelan Itulah, mengapa StoS Kedua ini, mengangkat tema Vote for Life, atau memilih berjuang untuk hidup. Tema yang bermakna potret perjuangan kelompok-kelompok komunitas di kawasan kaya sumber daya alam – tambang, hutan dan migas, yang pontang-panting berhadapan dengan kekerasan hingga perusakan lingkungan. Misi lainnya, StoS ingin menghubungkan cerita di kampung kepada publik kota, karenanya dipilih tema We Are Connected atau Kita terhubung – untuk pameran dan fotonovela sepanjang festival berlangsung. Dalam Festival kedua ini, StoS menayangkan16 film, bertema perjuangan komunitas menyelematkan lahan, hutan dan air, serta tema khusus mengenai perubahan iklim. Jika dulunya, film yang ditayangkan dari 5 negara, kali ini ada 11 negara, diantaranya Malaysia, India, Guatamala, Nigeria dan lain-lain. Ia akan menginspirasi kita bagaimana ikut serta menyelamatkan lingkungan. Apalagi akan digelar juga – Bincang-bincang, untuk mendalami pesan dan teknis film tersebut. Untuk menangkap ide dan pikiran pengunjung, StoS menggelar juga lomba puisi dan poster, dan juga pohon pesan. Semuanya bertema : Pesan untuk Presiden 2009 - 2014. Seluruh acara akan dikemas menarik, memperkaya wacana tentang lingkungan sekitar dan kemampuan tiap orang, untuk bisa menjadi kelompok pengubah. Akhirnya, andalah yang menentukan apakah StoS 2008 punya makna bagi diri dan lingkungan sekitar. Kami mengundang anda datang. Jangan ketinggalan. Jakarta, 25 Januari 2008
|

